“MENEMUKAN PELUANG STIE MALANGKUҪEҪWARA (ABM) DENGAN ANALISA SWOT”

Pendahuluan

STIE Malangkucecwara Malang atau yang juga dikenal dengan sebutan ABM merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di malang yang cukup berpengalaman dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar khususnya di bidang ilmu ekonomi dan manajemen di kota Malang. Kampus yang dulu dikenal memiliki taman  indah dan cukup luas ini memiliki berbagai fasilitas yang cukup mampu membantu mahasiswa –mahasiswanya mengembangkan kemampuan dan bakatnya. STIE Malangkucecwara Malang pada mulanya bernama Akademi Bank Malang (ABM). ABM didirikan oleh Yayasan Pendidikan Nasional Penunjang Pelita (Y.3P) Malang di bawah pimpinan H.M. Ali Satambe. Kemudian pada tanggal 28 September 1977 diadakan reorganisasi kepengurusan yayasan dengan ketua H. Moch. Ichsan. Pada tahun 1979 dibuka jurusan baru yaitu jurusan Akuntansi dan Keuangan. Kemudian nama Akademi Bank Malang diubah menjadi Akademi Keuangan dan Perbankan (AKP) Malang. Pada tanggal 28 Februari untuk menyelaraskan dengan program pemerintah tentang kebijaksanaan pendidikan tinggi khususnya, dan pendidikan nasional pada umumnya serta untuk memenuhi kebutuhan pembangunan dan perkembangan masyarakat, maka dipandang perlu oleh yayasan untuk mengubah bentuk dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi Keuangan dengan nama “Malangkuçeçwara”. Program pendidikan yang digunakan adalah strata satu (S-1). Alasan dipakainya nama “Malangkuçeçwara” adalah dengan suatu pertimbangan bahwa, pertama : sesuai dengan cita dan citra kota Malang yang hendak dijadikan sebagai kota pendidikan, industri, dan pariwisata yang dikenal dengan sebutan Tri Bina Cita; kedua : sesuai dengan sesanti lambang kota Malang, “Malangkuçeçwara” artinya kebaikan akan menghancurkan kebatilan. Dengan adanya perubahan bentuk dari Akademi Keuangan menjadi Sekolah Tinggi Keuangan, maka jurusan yang ada meliputi :

  • Keuangan sampai tingkat Sarjana
  • Akuntansi sampai tingkat Sarjana

Kedua jurusan tersebut sesuai dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, nomor : 0256/0/1984, sesuai dengan SK itu pula jurusan perbankan diintegrasikan ke jurusan keuangan yang system pendidikannya menggunakan program Strata 1. Pada tanggal 18 Februari 1985 sesuai keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor : 070/0/1985 dan nomor : 071/0/1985 tentang penyesuaian jalur, jenjang, dan program pendidikan serta penataan kembali nama, unit, jurusan, dan program studi, maka Sekolah Tinggi ini berubah nama menjadi STIE Malangkuçeçwara Malang dengan jurusan Manajemen, program studi Manajemen Keuangan dan Akuntansi, program studi Akuntansi.

Kini STIE Malangkucecwara telah menyelenggrakn pendidikan S1 dan S2 (Pasca Sarjana). Untuk jenjang S1 terdiri dari 2 bagian :

  • Program Studi Akuntansi
  • Program Studi Manajemen (Keuangan), dengan minat Manajemen Perbankan, Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran dan Sistem Informasi Manajemen.

Sedangkan untuk jenjang pendidikan S2 berfokus pada Magister Manajemen, dengan konsentrasi : Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Keuangan dan Manajemen Operasional.

Saat ini STIE Malangkucecwara telah meluluskan kurang lebih 25.000 mahasiswa dan telah bekerja di berbagai perusahaan – perusahaan di dalam dan luar negeri. STIE Malangkucecwara yang telah 39 tahun memimpin pendidikan di bidang ekonomi di kota Malang telah mengantongi akreditasi A untuk pendidikan Strata satu dan ISO 9001 yang pada hakekatnya tetap mampu tetap eksis dalam persaingan di dunia pendidikan khususnya ilmu ekonomi dan manajemen. Namun pada kenyataannya STIE Malangkucecwara mengalami penurunan yang drastis dalam menjaring calon mahasiswa –mahasiswa di kota Malang, sehingga hal ini menjadi pokok penelitian yang menarik. Fenomena kemudahan –kemudahan yang diberikan oleh Perguruan Tinggi untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa –mahasiswa mampu untuk mengenyam pendidikan berlabel sekolah negeri diduga menjadi penyebab sepinya perguruan tinggi –perguruan tinggi swasta di Malang, namun beberapa perguruan tinggi swasta masih tetap survive bahkan mampu menawarkan keunggulan –keunggulannya yang memiliki nilai kompetitif. Sehingga juga muncul dugaan dan wacana masalah internal dalam STIE MCE (ABM). Perubahan kepemimpinan dari pengelolah lama dan pengelolah baru, yang notabene adalah pemilik yayasan. Kelompok didalam perguruan tinggi  yang terdiri dari dosen, mahasiswa, karyawan dan peran pemimpin kampus harus dapat saling bekerja sama untuk mewujudkan tujuan organisasi. Organisasi akan cepat mencapai tujuanya apabalia ada keterpaduan antara tujuan kelompok tersebut dengan tujuan organisasi.

Keterpaduan dalam kerjasama antra kelompok dalam organisasi tidak mungkin didapatkan apabila tidak ada keterpaduan individu-individu dalam sebuah kelompok. Tidak hanya ketepaduan antara individu dalam kelompok tersebut, tetapi harus ada komitmen yang sama antar anggota kelompok.

Dari berbagai keterangan diatas, peneliti akan mencoba menganalisa setiap ancaman, kelemahan, kekuatan dan peluang yang ada guna memaksimalkannya menjadi strategi yang mampu menjawab masalah yang dialami STIE MCE (ABM) agar mampu unggul dalam persaingan, dan memulihkan posisi STIE MCE di mata masyarakat dan di dunia pendidikan.

Pembahasan

Dalam mengambil keputusan  sering digunakan analisis SWOT untuk mempertimbangkan segala potensi yang timbul dan melihat segala kemungkinan yang ada. Dengan demikian, keputusan yang diambil akan menjadi efektif dan terukur. analisis SWOT menurut Freddy Rangkuti (2006:18) dijelaskan bahwa: “Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan”. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kakuatan (Strenght) dan peluang (Oportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threats). Pengertian tentang analisis diatas senada dengan penjelasan Philip Kotler  yang di alih bahasakan oleh Benyamin Molan (2005;114)  bahwa yang dimaksud dengan analisis SWOT adalah evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang,dan ancaman organisasi.

Image

Dari hasil analisa secara logis dapat disimpulkan elemen –elemen SWOT  dari STIE-MCE (ABM) sebagai berikut:

Strengths

  • Pengalaman 39 tahun di dunia pendidikan khususnya di bidang ekonomi
  • Mengantongi akreditasi A dan ISO 9001 untuk standard kualitas pendidikan
  • Lulusan –lulusan yang berkualitas dan bekerja di Perusahaan –perusahaan besar
  • Lokasi strategis dan mudah terjangkau di kota Malang yang menjadi barometer pendidikan di Indonesia
  • Memiliki kampus milik sendiri yang cukup luas dengan berbagai fasilitas kegiatan mahasiswa yang memadai
  • Sistem belajar mengajar yang berkualitas yang berbeda dengan kampus –kampus lainnya
  • Pengalaman dalam mengelolah keuangan dari manajemen ABM

Weakness

  • Jumlah Doktor dan Profesor yang relative lebih sedikit dari kampus swasta yang menyelenggarakan pendidikan Pascasarjana
  • Kepengurusan Perguruan Tinggi yang mayoritas dikelolah oleh keluarga pemilik Perguruan Tinggi
  • Kurang harmonisnya hubungan antara dosen –dosen dengan pengelolah kampus yang merasakan perbedaan tingkat kepuasan kerja
  • Nama STIE MCE (ABM) yang tidak dikenal lagi oleh masyarakat.

Opportunities

  • Banyaknya lulusan SMU dan SMK setiap tahun di kota Malang dan sekitarnya
  • Karyawan swasta dan pemerintah di kota Malang dan sekitarnya yang membutuhkan upgrade pendidikan untuk mengembangkan karir mereka
  • Memiliki sejumlah mahasiswa yang masih mengenyam pendidikan di ABM
  • Sistem belajar mengajar Perguruan Tinggi Negeri yang kurang memperhatikan kualitas dan mutu
  • Beberapa mahasiswa pindahan dari PT Negeri

Threats

  • Perguruan Tinggi Negeri yang membuka kelas buat mahasiswa dengan perekonomian menengah ke atas yang bisa dengan mudah mengenyam pendidikan di PT Negeri dengan label PT Negeri
  • PT swasta lain yang konsisten dengan kualitas dan memiliki nama besar
  • Isu ABM akan dijual.
  • Turn over dosen dan karyawan yang cukup tinggi.
  • Krisis kepercayaan kepada pengelolah kampus.

Analisa Matriks TOWS

Matriks TOWS adalah alat lanjutan yg digunakan utk mengembangkan 4 tipe pilihan strategi: SO, WO, ST dan WT. Kunci keberhasilan penggunaan matriks TOWS adalah mempertemukan faktor kunci internal dan external utk membentuk 1 strategi.

  1. Strategi SO adalah strategi yg dibuat dgn menggunakan kekuatan internal perusahaan utk mengambil keuntungan dari kesempatan external.
  2. Strategi WO adalah strategi yg dibuat utk memperbaiki kelemahan internal dan menggunakan kesempatan external. WO juga menunjukkan kesempatan yg ada dalam jangkauan yg bisa diraih oleh perusahaan jika berhasil memperbaiki kelemahan internal.
  3. Strategi ST dibuat utk mengantisipasi ancaman eksternal dgn menggunakan kekuatan internal yg dimiliki.
  4. Strategi WT mungkin saja terjadi terutama jika perusahaan menghadapi faktor-faktor kelemahan dan ancaman yg tidak dapat ditangani dgn menggunakan kekuatan dan peluang yg ada. Secara nyata, bentuk pelaksanaan strategi WT adalah merger, pernyataan bangkrut, restrukturisasi, atau likuidasi.

Analisa TOWS untuk STIE MCE (ABM) case

S-O

  • Mengeksploitasi pengalaman 39 tahun dan Akreditasi maupun ISO 9001 dalam pencitraan promosi STIE MCE (ABM) ke masyarakat, sekolah –sekolah, kantor –kantor dan kegiatasn organisasi dalam masyarakat, seperti karang taruna, PKK melalui brosur –brosur, baliho –baliho di titik –titik strategis, dan membentuk agen –agen marketing di mall dan pusat –pusat keramaian lainnya.

(S1,S2,O1,O2, O7)

  • Mengundang alumni –alumni yang telah berhasil dan sukses untuk turut menjadi pembicara dalam promo tour kampus baik di mall atau pusat keramaian, ke sekolah –sekolah dan kegiatan organisasi di masyrakat seperti arisan dan kegiatan karang taruna.

(S3,O1)

  • Mengeksploitasi pindahan –pindahan mahasiswa dari negeri baik dalam forum maupun promo media, dan menampilkan potongan rekaman video maupun tutorial mahasiswa yang sedang belajar di ABM maupun alumni di website mengenai system perkuliahan ABM di forum –forum dan media social network lainnya. ( S6, O4, O5)

W-O

  • Melakukan promosi secara efektif dan kontinyu dengan menggunakan media eklektronik, media cetak, dan media ruang public melalui pamflet, brosur –brosur dan baliho juga melakukan promosi ke daerah (W4,O1, O2, O3)
  • Melakukan sharing dengan dosen –dosen perihal ketidakpuasan maupun keadaan organisasi, sehingga kinerja pengelolah dapat diperbaiki guna menjaga kualitas belajar –mengajar. (W2, W3, O4)
  • Memberikan discount biaya kuliah bagi mahasiswa yang mampu mengajak dan mengantar tetangga maupun sanak saudaranya kuliah di ABM (W4, O3)

S-T

  • Mengembangkan system sharing saham bagi dosen –dosen yang memiliki loyalitas dan bekerja dalam jangka waktu nperiode tertentu. (S7, T4, T5)
  • Mengundang alumni –alumni yang telah sukses untuk mempromosikan keunggulan kompetitif ABM yang membantu mereka di dunia kerja  (S6, T2)

W-T

  • Mengurangi dominasi keluarga pengelolah dalam kepengurusan dan melibatkan dosen –dosen dan elemen –elemwn ABM lainnya untuk memilih  individu –individu yang berkualitas untuk menduduki jbatan –jabatan di ABM (W2, W3, T4, T5)
  • Melakukan komunikasi dan pertemuan secara kontinyu baik formal maupun informal untuk meningkatkan hubungan yang harmonis guna meningkatkan kepuasan kerja dan kepercayaan terhadap Pengelolah ABM (W2, W3, T4, T5)
  • Memfasilitasi dosen –dosen yang ingin meningkatkan level akademiknya dan membantu baik finansial maupun non finansial dosen –dosen yang melakukan penelitian. Dan memberikan penghargaan untuk dosen –dosen yang telah melakukan banyak penelitian dengan menetapkan target tertentu. (W1,T4, T5)

Penutup

Paradigma perkembangan pendidikan banyak membawa dampak terhadap STIE Malangkucecwara (ABM).  STIE MCE yang pernah berjaya di masa lalu harus terpaksa untuk merangkul gelombang mahasiswa baru pada beberapa tahun terakhir. Berbagai isu dan berbagai kondisi internal dan eksternal yang ada di dalam ABM memiliki dampak positif dan negatif yang apabila dianalisa dapat menjadi strategi yang efektif bagi perkembangan STIE MCE. Melalui analisa SWOT penulis mampu menetapkan pilihan –pilihan strategi dalam memahami potensi –potensi yang dimiliki STIE MCE untuk tetap survive dan memulihkan kondisinya kepada masa kejayaan di masa lalu.

~ oleh daud ario pada 22/07/2012.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: